Friday, 14 September 2018

Kopi Sang Fajar

Pagi itu aroma harum kopi memenuhi sudut teras
Ku duduk bersandar memandang dengan lepas
Menikmati rasa pahit dan manis yang beradu pada secawan rindu
Berharap tak sekedar bayangmu yang menemaniku pagi itu

Sinar sang fajar yang hangat
Mengingatkanku pada tawamu yang memikat
Sinar silaunya mengingatkanku pada parasmu
Yang selalu menggebu rindu

Dirimu...
Luangkan waktumu untukku
Hanya sekedar menebus pahitnya rasa rindu
Hanya pertemuan yang dapat mengalahkan manis gula itu

Dirimu...
Gantikanlah imajinasiku dengan nyatanya kamu
Yang selalu aku rindu
Saat aku menikmati kopi hangatku



2 comments: